Deklarasi Kampanye Damai DI OKI Kompak Menolak Politik Uang, SARA, Dan Hoax

0
291

Kayuagung – Berlokasi di Taman Segi Emas Kayuagung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan Deklarasi Kampanye Damai bersama ketiga pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati OKI, yaitu paslon nomor urut 1 (H. Iskandar SE – H. Muhammad Dja’far Shodiq), paslon no urut 2 (H. Abdiyanto – Made Indrawan), dan paslon nomor urut 3 (H. Azhari – H. Qomarus Zaman).

Acara tersebut dihadiri oleh Plt Bupati OKI, Komisioner KPU OKI, Ketua Panwaslu OKI, FKPD OKI, para ketua Parpol, LSM, Kesbangpol, dan linmas OKI, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para pendukung paslon dan masyarakat OKI lainnya, Minggu (18/2/2018).

Dalam sambutannya, Ketua KPU OKI Dedi Irawan, S.IP, M.si melalui Komisioner Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat Deri Siswadi, S.IP mengatakan, deklarasi kampanye damai ini dilakukan agar Pilkada OKI 2018 mendatang berlangsung aman dan damai.

“Deklarasi kampanye damai ini juga merupakan bentuk pernyataan perang terhadap semua kegiatan kampanye anti Hoax, Sara dan Politik Uang. Kata Deri.

Berdemokrasi di era digital, kata Deri lagi, memang penuh tantangan. Pertama politik uang dan isu SARA. Politik SARA bisa membuat perpecahan, untuk itu hari ini seluruh kandidat harus berkomitmen untuk tidak melakukan tiga hal tersebut.

“Karena derasnya arus informasi di media sosial saat ini tidak dapat dipungkiri Iagi. lnklusivitas dari media sosial telah membentuk ruang publik yang terbilang masif. Dimana semua orang dengan akses internet mampu ikut mengisi ruang publik tersebut,” ungkap Deri.

Sementara itu, Plt Bupati OKI, H.M Rifai, SE dalam sambutannya juga mengajak seluruh kandidat bupati OKI agar bisa memanfaatkan waktu kampanye secara maksimal.

“Meski berkompetisi kita harus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kedamaian. Kita berdoa pilkada ini dapat berjalan tertip dan damai,” harap Rifai.

Sementara itu Ketua Panwaslu OKI, Fahruddin, SH mengatakan sejak dimulainya kampanye (15/2/2018), hingga Minggu (18/2) Panwaslu OKI belum sekalipun menerima pemberitahuan adanya kampanye dari masing – masing Tim paslon. ‘’Untuk itu kami berharap ketiga tim paslon agar menyampaikan kalau ketiga paslon bupati dan wakil bupati OKI belum menyampaikan agar segera menyampaikan jadwal kampanyenya,’’ tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut ketiga paslon melakukan penandatanganan deklarasi dilanjutkan pelepasan 27 burung Merpati dan karnaval keliling Kayuagung.

Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here